Skip to main content

Pentingnya Sering Minum dan Pakai Masker Basah bagi Jemaah Haji

Ratusan calon jemaah haji Indonesia sudah tiba di Madinah. Mereka akan berada di Madinah sekitar 8-9 hari untuk menjalani ibadah arbain atau menjalankan salat lima waktu secara berjamaah di Masjid Nabawi.
Ibadah haji 2017 ini berbeda dari tahun sebelumnya karena suhu di Kota Madinah sedang panas. Suhu di kota tersebut berkisar 40-50 derajat ketika siang hari.
Oleh karena itu, calon jemaah haji diimbau untuk selalu banyak minum air agar tidak mengalami dehidrasi. Jemaah juga harus memakai masker yang telah dibasahi karena kelembaban udara di Kota Madinah sangat kering. Jika tubuh tidak kuat, maka akan membuat hidung berdarah. "Yang paling ringan kulit kering dan bibir pecah-pecah. Paling berat heat stroke yang dapat berakibat penurunan kesadaran hingga kematian," kata Kasubsi KKHI Madinah Ika Nurfarida Sholeh, Jumat 28 Juli 2017. Untuk mengantisipasi serangan penyakit akibat suhu tinggi, Ika membagikan sejumlah langkah pencegahan bagi calon jemaah haji:
1. Banyak minum, 300 …

Alhamdulillah.. 6.818 Jamaah Haji dari Indonesia Sudah Berada di Madinah


Jamaah calon haji Indonesia yang diberangkatkan pada gelombang pertama terus berdatangan di Madinah sejak Jumat, 28 Juli lalu. Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Arsyad Hidayat menjelaskan bahwa sampai dengan hari ini, Sabtu (29/7/2017) sore, pukul 19.30 waktu Arab Saudi sebanyak 6.818 jemaah sudah berada di Madinah.
"Sampai sore ini, sebanyak 6.818 jemaah sudah tiba di Madinah. Mereka terbagi dalam 17  kloter (kelompok terbang)," jelas Arsyad Hidayat.
Menurut Arsyad, dalam setiap penerbangan, jamaah calon haji  didampingi oleh 5 orang petugas kloter. Mereka terdiri dari tiga orang Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), satu orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), dan satu orang Tim Pembimbing Ibadah Haji  Indonesia (TPIHI).
"Total petugas kloter yang sudah berada di Madinah untuk mendampingi Jemaah ada 85 petugas," jelas Arsyad. 
Memasuki hari kedua, proses kedatangan calon jamaah haji Indonesia berjalan lancar. Jamaah kloter 1 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 01) yang sedianya berangkat pada hari Jumat, juga sudah mendarat hari ini di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. 
 Berdasarkan data rencana jadwal pemberangkatan jemaah haji Indonesia yang dirilis Seksi Layanan Kedatangan dan Pemulangan Daker Madinah, sebanyak delapan belas kloter dijadwalkan akan tiba di Bandara AMAA Madinah, sejak malam ini hingga besok sore. Mereka berasal dari 10 embarkasi, yaitu: 
1. Kloter tiga dan empat Embarkasi Jakarta – Pondok Gede  (JKG 3 dan JKG 4);  
2. Kloter lima sampai delapan Embarkasi Solo (SOC 5, SOC 6, SOC 7, dan SOC 8); 
3. Kloter empat sampai tujuh embarkasi Surabaya (SUB 4, SUB 5, SUB 6, dan SUB 7);
4. Kloter tiga sampai enam Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 3, JKS 4, JKS 5, dan JKS 6); 
5. Kloter dua dan tiga Embarkasi Ujungpandang (UPG 2 dan UPG 3); 
6. Kloter tiga Embarkasi Medann (MES 3); 
7. Kloter satu Embarkasi Banjarmasin (BDJ 1​.

Comments

Popular posts from this blog

131 Hotel dan Bus Selawat Manjakan Jemaah Haji Selama di Madinah

Beragam cara dilakukan Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPHI) guna memfasilitasi calon jemaah haji Indonesia selama di Madinah. Fasilitas itu diberikan baik dari hotel hingga transportasi untuk mereka yang hendak menunaikan salat Arbain di Masjid Nabawi, Madinah.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Amin Handoyo mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan akomodasi untuk calon jemaah haji Indonesia sejak Desember 2016. Tahapannya berupa survei hingga pengadaan.
Hotel atau pemondokan yang dicari pun bukan sembarang. Penyelenggara memprioritaskan kenyamanan untuk para jemaah haji. "Proses pengadaan pondokan dilakukan sejak bulan Desember 2016 dan dilakukan secara cermat demi kenyamanan jemaah," ungkap Amin di Madinah, Arab Saudi, Sabtu (29/7/2017), waktu setempat. Dia menjelaskan, biaya pemondokan jemaah haji selama di Madinah adalah 950 riyal Arab Saudi. Namun, biaya itu bukan per malam.
"Biayanya gelondongan selama melaksanakan Arbain (8-9 hari) dan dihitung per bed

Pentingnya Sering Minum dan Pakai Masker Basah bagi Jemaah Haji

Ratusan calon jemaah haji Indonesia sudah tiba di Madinah. Mereka akan berada di Madinah sekitar 8-9 hari untuk menjalani ibadah arbain atau menjalankan salat lima waktu secara berjamaah di Masjid Nabawi.
Ibadah haji 2017 ini berbeda dari tahun sebelumnya karena suhu di Kota Madinah sedang panas. Suhu di kota tersebut berkisar 40-50 derajat ketika siang hari.
Oleh karena itu, calon jemaah haji diimbau untuk selalu banyak minum air agar tidak mengalami dehidrasi. Jemaah juga harus memakai masker yang telah dibasahi karena kelembaban udara di Kota Madinah sangat kering. Jika tubuh tidak kuat, maka akan membuat hidung berdarah. "Yang paling ringan kulit kering dan bibir pecah-pecah. Paling berat heat stroke yang dapat berakibat penurunan kesadaran hingga kematian," kata Kasubsi KKHI Madinah Ika Nurfarida Sholeh, Jumat 28 Juli 2017. Untuk mengantisipasi serangan penyakit akibat suhu tinggi, Ika membagikan sejumlah langkah pencegahan bagi calon jemaah haji:
1. Banyak minum, 300 …

Menyambut Tamu Allah, Ini Potret Hiruk Pikuk Kantor Panitia Haji Indonesia di Makkah

Di balik pelaksanaan haji 1438H/2017M ada para Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) yang berjibaku mempersiapkan para tamu Allah ke Tanah Suci. Mereka tidak kenal lelah, dari pagi hingga malam. Mengurusi hal sepele seperti urusan kabel hingga katering dan hotel.  Puncak pelaksanaan ibadah haji memang masih sekira 1 bulan lagi, atau tepatnya pada awal September. Namun persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari tidak hanya di Indonesia tetapi juga panitia yang telah diboyong ke (daker) Arab Saudi. PPIH  tersebar di tiga titik utama, yakni Madinah, Makkah dan Airport.  Berdasarkan pantaun Okezone, kantor PPIH daker Makkah sudah sibuk sejak 28 Juli 2017. Padahal, jamaah Indonesia baru akan tiba pada 6 Agustus 2017.  Hari-hari mereka pun akan dihabiskan jauh dari keluargaselama masa tugas sekira 63 hari di Kota Makkah. Saat ini mereka sudah bekerja, memastikan kebutuhan jamaah dapat terpenuhi.  Orang yang paling bertanggung jawab atas koordinasi di daerah Makkah adalah Dr H Nasrullah Jasam, …